Gangguan Mental
Menurut Djamaludin Ancok, gangguan mental atau disebut dengan "gangguan jiwa" adalah kesulitan yang harus dihadapi oleh seseorang karena hubungannya dengan orang lain, kesulitan karena persepsinya tentang kehidupan dan sikapnya terhadap diri sendiri.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gangguan mental (mental disorder) adalah ketidakmampuan seseorang atau tidak berfungsinya segala potensi secara fisik ataupun psikis yang menyebabkan terjadinya gangguan dalam jiwa.
Ciri-Ciri Gangguan Mental
Orang yang mengalami gangguan mental akan mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri, seperti dalam menangani frustasi dan konflik, ketenangan pikiran atau jiwa, serta pemuasan kebutuhan. Hal tersebut akan menyebabkan seseorang sulit berinteraksi dengan baik bersama orang lain dan akan mengalami kesulitan dalam menghadapi tuntutan pekerjaan.
MACAM-MACAM GANGGUAN MENTAL
(Mental Disorder), menurut Sutardjo A. Wiramihardja
a. Gangguan Emosional (emotional disturbance).merupakan integrasi kepribadian yang tidak adekuat (memenuhi syarat) dan distress personal
b. Psikopatologi (psychapatology),Diartikan sama dengan perilaku abnormal, psikologi abnormal, atau gangguan mental
c. Sakit mental (mental illenes), gangguan yang berhubungan dengan patologi otak atau disorganisasi kepribadian yang berat.
d. Gangguan mental (mental disorder), nama ini Sering digunakan sebagai istilah yang umum untuk setiap gangguan dan kelainan pada patologi otak
e. Gangguan perilaku(behavior disorder), gangguan yang berasal dan kegagalan belajar, baik gagal mempelajari kompetensi yang dibutuhkan maupun gagal dalam mempelajari pola penanggulangan masalah yang maladaptive.
f. Gila (insanity), yaitu istilahhukum yang mengidentfikasi bahwa individu secara mental tidak mampu untuk mengelola masalah-masalahnya atau melihat konsekuensi dari tindakannya.
penulisan hurunya terlalu kecil
BalasHapus